Selasa, 03 April 2012

Promosi TA 2012


Yah, meskipun ini bukan kegiatan Pararela, tetapi kami tetap mempromosikannya, secara ini juga kegiatannya smala, hehe...
So, ada yang minat? :)
Kalau ada pertanyaan, langsung hubungi CP di atas ya..., misal:
1). Kalau mau bayar infaq lebih gimana?
2). Kalau bercadar gimana?
3). Kalau bawa orang tua yang duduk di kursi roda gimana?
Itu misalnya saja, kalau ada yang mau ditanyain lagi yang monggo hehe
Dateng yaaaa :D

Pamflet: Dondar 2012


Selasa, 27 Maret 2012

Ini Akibatnya Bila Olahraga Pagi dengan Perut Kosong

          Olahraga memang dapat membantu menurunkan berat badan. Namun bila melakukan olahraga di pagi hari dengan perut kosong, maka dapat menempatkan bahaya pada tubuh Anda. Ada beberapa bahaya yang mengintai bila Anda berolahraga dengan perut kosong.
         Ibarat mobil, tubuh membutuhkan makanan sebagai bahan bakar. Saat melakukan olahraga di pagi hari, Anda harus makan untuk menggantikan nutrisi dari malam yang sudah habis saat tidur dan memberikan energi yang optimal untuk berolahraga.
Berikut akibatnya bila Anda melakukan olahraga pagi hari dengan perut kosong, seperti dilansir Livestrong :


1. Pingsan


Berolahraga di pagi hari dengan perut kosong dapat menimbulkan risiko kesehatan. Kadar gula darah rendah di pagi hari dapat terjadi jika seseorang tidak makan untuk waktu yang lama. Jika Anda berolahraga dengan perut kosong, hal ini dapat menyebabkan Anda pingsan.
Orang dengan diabetes atau hipoglikemia berada pada risiko tertinggi mengalami pingsan. Pingsan juga dapat terjadi ketika tubuh tidak terhidrasi dengan benar sebelum berolahraga.

2. Hilangnya massa otot


Berolahraga dengan perut kosong dapat menyebabkan hilangnya massa otot. Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk membakar lemak. Ketika Anda bangun di pagi hari dari istirahat malam, tubuh telah kehabisan stok karbohidrat di hati. Jika karbohidrat tidak tersedia, tubuh menggunakan massa otot untuk bahan bakar untuk membantu memecah lemak.

Berolahraga 30 menit setelah konsumsi makanan memungkinkan tubuh untuk menggunakan karbohidrat yang dikonsumsi untuk bahan bakar untuk membakar lemak dan mempertahankan massa otot.

3. Ketosis


Jika Anda melewatkan sarapan dan melakukan olahraga, energi yang digunakan selama latihan menambah defisit energi. Pada titik ini, tubuh telah cenderung bergeser ke ketosis, yaitu proses di mana metabolisme melambat untuk menyimpan energi lebih lama.
Kelaparan mungkin menghilang untuk waktu yang singkat, tapi akhirnya menyebabkan sensasi rasa lapar terasa lebih berat. Sensasi lapar ini berkontribusi pada makanan berlebihan.

4. Kram


Ketika Anda bangun di pagi hari, tubuh mengalami dehidrasi. Anda harus mengonsumsi cairan sebelum berolahraga untuk mencegah dehidrasi lebih lanjut, yang dapat menyebabkan kram otot. Ketika membuat makanan atau snack sebelum latihan pagi, siapkan protein shake atau yogurt. Makanan dalam bentuk cair atau semi-cair akan lebih mudah dicerna oleh tubuh dan dapat membantu mencegah kram selama latihan, menurut Health Services di Columbia University.
Berolahraga setelah makan juga dapat menyebabkan kram perut, mual dan muntah. Makanlah secukupnya, dan biarkan sarapan Anda dicerna dengan menunggu 30 menit sampai 1 jam setelah makan sebelum berolahraga.

Sumber : health.detik.com